Senin, 13 November 2017

PEDOMAN AKTIVIS REVOLUSIONER


CIRI-CIRI SEORANG REVOLUSIONER
Mengapa kita perlu merubah diri kita menjadi seorang revolusioner ?
Sebagai  seorang  revolusioner,  kita  perlu  mengabdikan  pikiran-pikiran,   emosi  dan perbuatan-perbuatan kita kepada kepentingan perjuangan demokrasi sejati di Indonesia.

Tapi masing-masing kita dan setiap orang diantara kita masih pikiran-pikiran, sikap-sikap dan  kebiasaan-kebiasaan  lama  dari  masyarakat  bobrok  yang   ada  sekarang  ini.  Kita tumbuh dalam masyarakat yang tindas dan dihisap oleh kapitalisme. Sampai hari ini, kita masih dipengaruhi oleh gagasan-gagasan bobrok atau parsangka-  parangka borjuasi dari masyarakat  kini.  Karena  itulah,  mengapa  perlu  bagi  setiap  mereka   yang  revolusioner merubah dirinya sendiri.


Kita  harus  mengubah  diri  kita  sendiri  melalui  perjuangan  revoluioner  secara  aktif, dan dengan kesadaran didalam perjuangan, kita melawan ide-ide, sikap-sikap dan kebiasaankebiasaan  keliru.  Apabila  kita  terus  melaksanakan  tugas-tugas  kita,  maka  sesungguhnya kita sedang membentuk watak kita sendiri di tengah-tengah badai perjuang kita melawan musuh-musuh rakyat. Semakin dalam dan jauh, maka kita akan menjadi teguh dan cakap dalam  perjuangan.  Mengubah  diri  sendiri  tidaklah  hanya  berhenti  hanya  dalam  beberapa jam atau hari saja. Ia adalah perjuangan yang lama dan sulit. Karena itulah mengapa kita perlu  terus-menerus  berusaha  keras  menghilangkan  pengaruh  masyarakat  bobrok  yang masih   melekat.  Hanya  dengan  cara  demikianlah  kita  dapat  melaksanakan  tugas-tugas revolusioner  kita   lebih  baik,  dan  ketetapan  hati  kita  makin  teguh  dalam  menggelorakan
perjuangan   demokrasi   sejati  sampai  kemenangan  sosialisme.  Kita  mengubah  diri  kita untuk memperkuat watak-watak dasar seorang revolusioner, yakni:

1. Bersungguh-sungguh, hati-hati dan bergairah dalam perjuangan.

Siap dan tanpa rasa takut menghadapi pengorbanan dan kematian. Bersatu dan hangat bersahabat dengan kawan-kawan revolusioner lain. Berani menerima kritik dan bersedia memperbaiki kesalahan dan kelemahan.

2.    Bagaimana  seorang  revolusioner  memandang  tugas  dan  tanggung-
jawabnya  dalam revolusi?

Seorang  revolusioner  memandang  dan  menghargai  tugas-tugas  dan  tanggung  jawabnya secara penuh dalam perjuangan. Ia tahu bahwa tugas-tugas dan tanggung jawab-tanggung jawab   revolusionernya  merupakan  bagian  dari  tugas  besar  membebaskan  rakyat  dari belenggu pengisapan dan penindasan. Melaksanakan pekerjaan-pekerjaan dan tanggung jawab-tanggung  jawab  dengan  penuh  menyadari  betapa  pentingnya,  berarti  menjunjung
kepentingan rakyat Indonesia.

Apa  tanda-tanda  bahwa  seorang  revolusioner  melaksanakan  tugas-tugas  dan  tanggung jawabnya  dengan  penuh  tahu  arti  pentingnya?  Ia  bersungguh -sungguh  dan  bersemangat ketika sedang melaksanakan tugasnya. Ia merasa gembira, antusias dan bergairah dalam perjuangan.  Ia  selalu  siap  dan  bersedia  menjalankan  tugas  yang  perlu  untuk  memajukan perjuangan revolusi demokratik. Seorang  revolusioner  selalu  bersungguh-sungguh  dalam  pekerjaannya.  Baginya,  prioritas pertama  adalah  menuntaskan  pekerjaan  dan  tanggung  jawabnya.    Ia  menawarkan  cara kerja  yang  bergairah  dan  teratur,  tidak  ceroboh,  dan  tergesa-gesa,  asal-asalan  dalam berjuang. Ia selalu belajar, menemukan cara mengatasi masalah, dan mengerjakan tugas tugasnya sebaik yang bisa dilakukan.

Seorang  revolusioner  adalah  pelopor  yang  dalam  semangatnya  dan  hasrat  yang  meluap dalam  perjuangan.  Pikiran-pikiran  dan  tindakan-tindakan  seorang  revolusioner  maju kedepan,  karena  setiap  tindakan  dan  langkah  merupakan  sumbangan  bagi  masa  depan yang  lebih  cerah.  Ia  tidak  merasa  lemah  dan  gampang  meyerah  pada  saat  menghadapi masalah  dan  penderitaan  dalam  perjuangan.  Semangat  militannya  selalu  tinggi  dan  ia
selalu  siap  untuk  melawan.  Ia  selalu  merebut  dan  menguasai  kondisi-kondisi  dan kesempatan-kesempatan   dalam  perjuangan  revolusioner.  Itulah  sebabnya,  mempunyai inisiatif merupakan  tanda seorang yang revolusioner. Ia memiliki  insiatif tidak  saja dalam menuntaskan  tugas-tugas  dan  tanggung  jawabnya,  tetapi  bahkan  di  dalam  tugas-tugas yang lain ia berpikir perlunya perhatian segera.

Seorang  revolusioner  senantiasa  siap  memenuhi  tugas-tugas  dan  tanggung  jawabtanggung jawab.  Ia  menerima  setiap  tugas  yang  diberikan  padanya,  dan  tidak  menghitung  ongkos dan beban, atau kesulitan-kesulitan dan pengorbanan-pengorbanan yang harus dia lalui dalam mengerjakan  tugas.  Ia  tidak  memilih  pekerjaanya  karena  pamrih  kesenangan  dan  pujian bagi dirinya

3. Apakah sikap yang tepat terhadap penderitaan, pengorbanan dan kematian?

Seorang revolusioner mengakui fakta bahwa penderitaan, pengorbanan, dan kematian tidak  dapat  dicegah  dalam  membebaskan  rakyat.  Hal  ini  adalah  alamiah  dalam pertarungan keras antara rakyat dan kelas penguasa. Hal ini adalah alamiah dalam suatu revolusi menggulingkan imperialisme Amerika, sisa-sisa feodalisme dan kapitalis birokrat.

Dan tidak saja alamiah, sebab hal-hal seperti ini diperlukan untuk merebut dan
melindungi kepentingan rakyat dan revolusi. Ia adalah tabungan yang perlu untuk menghapuskan penindasan dan penghisapan, dan mendirikan sebuah masyarakat yang berlandaskan demokrasi yang sejati. Seorang revolusioner siap menderita dan berkorban, dan bahkan mati demi perjuangan. Penderitaan seorang revolusioner adalah pantas karena ini demi kemenangan revolusi.

Ia  mengetahui  bahwa  segera  kita  menyaksikan  fajar  kemenangan  yang  telah  lama  kita tunggu. Ditengah-tengah  bahaya  dan  penindasan,  kesiapan  untuk  berkorban  dan  mati  akan memberikan keteguhan  dan  keberanian  kepada  seorang  revolusioner  untuk  memelihara  dan  berjuang untuk kepentingan rakyat dan revolusi.

Keberanian  seorang  revolusioner  adalah  sadar.  Ia  mencegah  pengorbanan  dan  kematian yang tidak perlu. Ia tidak membahayakan dirinya sendiri hanya karena ia siap untuk mati. Ia melindungi hidupnya dan menjaga massa, kawan-kawan revolusionernya dan organisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Metode Ormond McGill

Di translate dari buku hypnosis stage ensiklopedia karya Ormond Mcgill Ini adalah metode personal saya dalam menghipnotis yang telah...