Tampilkan postingan dengan label makna cinta dalam islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makna cinta dalam islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 November 2017

“CINTA”


Para pecinta kebenaran dan pemeluk Islam hanya dapat kukuh pada musibah yang akan  pasti  datang  kepada  mereka  semata-mata  dengan  tetap  terjaganya  kecintaan (mahabbah)  mereka  terhadap  Ahlil  Bait  AS.  Semua  itu  dapat  dihidupkan  dan dirasakannya  langsung  pada  musim  duka,  seperti  yaum  asy-syura.  Ketika  cinta  kepada Ahlil  Bait  AS  merupakan  timbangan  (mizan)  atau  alamat  untuk  menentukan  iman seseorang,  dikumandangkan  syiar;  kullu  yaumin  asyura  wa  kullu  ardhin  karbala.   Itu karena asyura dan karbala merupakan sarana untuk menghidupkan cinta yang sangat kuat
kepada Ahlil Bait AS. Makna  mahabbah  terhadap  Ahlil  Bait  AS  bagi  setiap  orang  adalah  tsawab.

Banyak hadist dari lisan suci para aimmah maksumi AS menceritakan misalnya : “Siapa mencintai ahlil Bait AS tidak akan mati kecuali malaikat menyambutnya.” Atau, “Tidak akan  mati  siapa  yang  cinta  kepada  ahlil  bait  as  kecuali  telah  diampuni  dari  dosa  yang dilakukannya.” Tsaurah Imam Husein, dalam pembahasan-pembahasan yang diungkap oleh paraulama-ulama  kita,  salah  salah  satunya  adalah  untuk  mewujudkan  amar  ma’ruf  nahi
mungkar.  Selain  itu,  ada  suatu  keberadaan  yang  merupakan  zat  dari  Tsaurah  Imam Husein AS, yakni mahabbah. Yakni wujudnya kecintaan pada pribadi suci Al-Husein AS, cinta kepada aturan syariat yang diturunkan melalui kakeknya, Rasullulah Saww.

Metode Ormond McGill

Di translate dari buku hypnosis stage ensiklopedia karya Ormond Mcgill Ini adalah metode personal saya dalam menghipnotis yang telah...