Senin, 17 Juli 2017

SEJARAH NLP


Membahas tentang sejarah NLP sebenarnya ada banyak versi yang tersebar, baik itu di buku-buku, internet, maupun di pelatihan-pelatihan.

Karena itu saya akan menyajikan sejarah NLP menurut dari hasil pencernaanku sendiri.

Kita mulai saya dengan sosok Richard Bandler yang digambarkan sebagai seorang master IT dan jago matematika yang tertarik mempelajari psikologi manusia. Khususnya Psikoanalisa yang dijalankan oleh Fritz perls. Sehingga pada awal tahun 1970-an dia mengambil kelas khusus yang dijalankan Fritz Perls untuk mempelajari psikoanalisa tersebut.

Setelah beberapa kali mengikuti kelas khusus dari Fritz Perls, Richard Bandler merasa kurang puas dengan hasilnya sehingga dia meminta untuk bisa menyaksikan Fritz Perls menangani Klien bermasalah.


Dan karena masih merasa kurang puas dengan hasil pengamatan langsung yang dia lakukan. Diapun mencoba mempraktekkannya dengan mencari orang lain yang memiliki gejala symton yang sama dengan Klien yang diatasi oleh Fritz Perls. Dan melakukan proses psikoanalisa tersebut semirip mungkin dengan yang dilakukan oleh Fritz Perls. Disini Richard bandler menyadari bahwa dirirnya memiliki bakat untuk memodeling seseorang.

Namun memang dasar tingkat kepuasannya sulit untuk terpenuhi sehingga diapun mencari seseorang yang bisa membantunya membahasakan apa yang dia lakukan. Karena dia merasa sulit untuk merepresentasikannya dalam bentuk kata-kata. Istilahnya shi kata-kata tersebut serasa ada di ujung lidah tapi gak tau mau nyebutnya mesti bagaimana begitu.

kebetulan saat itu dia juga mengikuti kelas bahasa di Universitas SantaCrus dan mengenal sosok asisten dosen kala itu bernama John Grinder. Richard menyadari kemampuan bahasa John Grinder sehingga diapun mencoba meminta bantuan darinya untuk kendala yang dia hadapi. Untungnya bagi kita, karena John Grinder menerima tawaran tersebut.

Dengan mendapatkan bantuan dari seorang pakar bahasa John Grinder, Richard Bandler kembali bersemangat untuk memodelling cara Fritz Perls mengatasi kliennya setiap hari senin dan selasa. Dan pada hari rabu dan kamis dia melakukan hal yang sama dengan orang yang memiliki symton yang sama dengan klien yang diatasi Fritz Perls sehari sebelumnya. Dan tentunya kali ini dengan tambahan sosok John Grinder yang menyaksikannya melakukan hal tersebut.

John Grinder yang memang seorang pakar bahasa tentu dengan mudah memetakan apa yang dilakukan Richard bandler dalam susunan kata-kata sehingga bisa dengan mudah di pahami oleh pembacanya.

Disinilah Richard Bandler merasa puas dengan hasil yang dia dapatkan dari Fritz Perls, namun ia masih belum puas dengan hanya memodeling Fritz Perls mengingat dia memiliki kemampuan memodeling dan mendapatkan bantuna John Grinder untuk membahasakannya yang tak bisa dia lakukan dengan kemampuan yang dia miliki saat itu. Karena itu dia memilih untuk memodeling Virginia satir yang saat itu terkenal dengan kemampuannya dalam Family Therapy.

Sama ketika dia memodeling Frits Perls, Richard juga melakukan hal yang sama dengan Virginia Satir. Dan John Grinder sebagai Pengamat sekaligus dewan juri yang mencatat dengan terperinci proses therapy yang dilakukan Richard dengan memodeling Virginia Satir. Disini Richard dan John Grinder mengakui bahwa Virginia Satir adalah sosok Therapies yang luar biasa dimana setiap kali dia melakukan therapy, dia selalu bisa mengarahkan kliennya ke hasil yang dia inginkan. Berbeda dengan Firtz Perls yang tidak menentukan hasil (target) yang ingin dia dapatkan dalam proses psikoanalisanya sehingga serigkali obrolan menjadi tidak terfokus pada masalah klien.

Setelah melakukan hal tersebut terhadap Virginia Satir, maka Richard pun merasa puas Maksimal dan dengan bantuan John Grinder merekapun menerbitkan buku NLP pertama dengan judul The Strucuture of Magic yang berisikan hasil dari memodiling Fritz Perls dan Virginia satir.

Disini saya kurang tahu apakah sosok yang bernama Gregori Bateson yang digambarkan sebagai pembimbing, penasehat, bagi Richard dan John Grinder memang sudah menjadi penasehat mereka sejak prosen memodeling dua tokoh therapies di atas atau setelahnya. Tetapi yang jelas adalah bahwa sosok Gregory Batesonlah yang menyarankan kepada Richard dan Grinder untuk melakukan hal yang sama yang dia lakukan terhadap Fritz perls dan Virginia Satir kepada sosok Hypnotherapies jenius kala itu bernama Miton H. Erickson. Dan dari hasil modeling tersebut terbitlah buku NLP yang kedua dengan judul The structure of magic II.

Nama NLP sendiri muncul ketika Richard dan Grinder sedang minum-minum di sebuah bar dan mendiskusikan nama yang cocok untuk karya mereka berdua. Disanalah nama Neuro Linguistic Programming muncul pertama kali yang kemudan disingkat menjadi NLP.

Sejak saat itu keduanya secara terpisah sering mengadakan seminar dan worksop tentang NLP. Yang kemudian melahirkan penemu-penemu NLP lainnya yang memperkaya ilmu di dalam NLP seperti Anthony Robbins, Robert Dills, Michael Hall, Tad james, dan yang lainnya.

Sehingga muncul perdebatan untuk menajdikan NLP sebagai hak paten antara Richard dan Grinder. Perdebatan mereka memuncak dan semakin memanas antara siapa yang berhak mendapatkan NLP sebagai hak patennya. Sehingga akhirnya pengadilan memutuskan bahwa NLP adalah milik semua orang. Yang berarti bahwa NLP adalah juga milik saya, milik anda, milik teman anda, saudara anda, kerabat-kerabat anda, dan siapaun berhak mempelajarinya, mempraktekkannya, mengajarkannya, serta mengembangkannya termasuk saya dan anda.

Dan amat di sayangkan sejak saat itu tepatnya di tahun 1991 di tahun kelahiran saya, kedua orang ini, Ricard Bandler dan John Grinder berpisah dan mendirikin Institusi masing-masing dan mengembangakn NLP masing-masing sesuai dengan peta mental mereka tentang NLP yang ternyata jauh berbeda.

Saat inipun saya sering menjari pengetahuan baru tentang NLP dari kedua sosok ini. Ilmunya luar biasa untuk di praktekan. Lain kali saya akan coba menrtransletkan artikel-artikel mereka maupun buku-buku mereka kepada anda jika saya tidak sedang mengerjakan proyek lainnya.

Dan sesuai hasil pengadilan tersebut, makas sebenarnya NLP bebas dipelajari oleh siapa saja dan tak perlu bayar mahal untuk mempelajarinya. Cuman anda tentu tahu bisniskan. Dan NLP adalah salah satu Ilmu yang paling diburu. Dan Sertifikat sebagai bukti telah mempelajarinya diburu oleh banyak orang entah sebagai penambah nilai plus dalam pekerjaannya maupun ketika melamar pekerjaan.

Yang pasti Sertifikat inilah yang kita bayar dengan mahal ketika mengikuti pelatihan NLP tersebut. Karena pada dasarnya ILMU NLP INI GRATIS KARENA NLP ADALAH MILIK SEMUA ORANG.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Metode Ormond McGill

Di translate dari buku hypnosis stage ensiklopedia karya Ormond Mcgill Ini adalah metode personal saya dalam menghipnotis yang telah...