Otak
Otak
yang di kenal di sekolah dasar adalah sebagai tempat berfikir. Untuk
menyelasaikan berbagai masalah. Baik itu menyelesaikan tugas di sekolah seperti
matematika dan lainnya. Maupun untuk menemukan solusi solusi cerdas dan kreatif
saat bermain. Dan kemudian menjadi tolak ukur seorang anak itu cerdas ataukah
biasa-biasa saja.
Di
bangku SMP anak-anak mulai dikenalkan dengan bagian-bagian otak beserta
fungsinya. Di gambarkan sebagai pusat panca indra baik penglihatan, pendengaran,
penciuman, perasa, dan peraba. Serta fungsi-fungsi lainnya beserta anggota
tubuh yang lain seperti jantung, peredaran darah dsb.
Di
bangku SMA siswa-siswi di ajarkan tentang bagaimana otak bekerja dengan seluruh
bagian anggota badan termasuk dengan organ-organ tubuh secara mendetail. Mulai
dari peranan sum-sum tulang belakang hingga bagian-bagian otak yang aktif saat
kita melakukan sesuatu.
Dan
itulah semua hal yang kita ketahui mengenai otak manusia. Secari garis besar
otak di fungsikan sebagai alat berfikir dan juga sebagai pusat system dalam
tubuh manusia. Yang jika refleksikan sebagai komuputer. Maka otak adalah
Operating system yang dijalankan.
Bagi
kebanyakan kita yang telah mempelajari ataupun sedang mempelajari tentang otak,
mungkin beranggapan hal ini biasa saja dan sebagian yang lain mengatakan luar
biasa. Apalagi ketika mengetahui otak tercerdas di dunia dimiliki oleh Einstein
dan otaknya di musiumkan di inggris.
Tapi
tahukah anda? Fungsi otak lebih dari apa yang anda ketahui di bangku-bangku
sekolah dan yang anda pelajari selama ini. Hal ini di jelaskan semenjak para
ahli linguistic mulai melakukan
penelitian peneliatin tentang asumsi-asumsi mereka terhadap proses bahasa.
Beserta bagaimana susunan kata memiliki arti. Dan dampaknya dalam kehidupan
social.
Lalu
apa hubungan antara otak dan bahasa? Jika anda anak bahasa mungkin anda sudah
mempelajari bagian-bagian otak yang berperan ketika manusia berbicara. Terapi
apa yang ingin di pelajari di sini lebih dari itu. Karena kita akan mempelajari
bagaimana sebuah bahasa memiliki kaitan yang sangat erat dengan perkembangan
otak dalam kehidupan kita kesehariannya dan tentu memliki dampak yang luar
biasa. Untuk itu berikutnya kita akan
membahas mengenai.
Bahasa
Mari
kita memutar waktu kembali ke zaman di mana nabi Adam as sebagai manusia
pertama yang di ciptakan dan diturunkan di bumi.
Seperti yang
telah di ketahui bahwa nabi Adam as di ciptakan dari tanah kotor dan lumpur
hitam yang kemudian menjadi mani, tulang, danging, kulit. Kemudian di tiupkan
ruh sehingga ia menjadi hidup. Adam di ciptakan oleh Allah SWT untuk
menggantikan makhluk sebelumnya yang menciptakan kerusakan.
Sebelum
di ciptakan oleh Allah, Malaikat sempat bertanya mengapa Allah ingin
menciptakan manusia yang ia khawatirkan akan melakukan pengrusakan di muka
bumi, sedangkan ia memiliki hamba seperti malaikat yang taat beribadah
kepadanya. Kemudian Allah SWT bersabda “sesungguhnya aku lebih mengetahui apa
yang tidak kamu ketahui”. Maka di ciptakanlah Adam as.
Setelah
di ciptakan Allah SWT mengajarkan kepada nabi Adam as seluruh nama benda yang
ada di langit dan di bumi. Kemudian Allah meminta kepada Malaikat dan Azazil
(iblis) untuk menyebutkan nama-nama benda yang ia tunjuk. Tetapi hanya nabi
Adamlah yang mampu menyebutkan nama-nama tersebut. Kemudian Allah memerintahkan
kepada Malaikat dan Azazil untuk sujud kepada Adam. Mereka pun bersujud kecuali
Azazil yang menyombongkan diri.
Dari
kisah nabi Adam di atas dapat di simpulkan bahwa. Pelajaran pertama yang di
terima oleh Adam (manusia pertama) secara langsung dari Allah adalah Bahasa.
Dan sebelum manusia di ciptakanpun
Bahasa sudah di gunakan oleh Allah kepada para mahkluk ciptaannya. Bahkan,
Allah memberikan Petunjuk melalui Al-quran menggunakan bahasa yang mudah di
pahami oleh Nabi SAW pada masanya.
Bahasa
adalah alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada si
penerima pesan. Bahasa adalah alat komunikasi yang patut kita syukuri. Karena
di ajarkan langsung oleh Allah. Dan bahasa bisa menghubungkan antara dirikita dengan otak kita.
Bahasa dan Otak
Sejak
pertengahan Tahun 1970 seorang pakar linguistic John Grinder dan sahabatnya
Richard Bandler melakukan penelitian terhadap psikolog-psikolog yang terkenal
pada masa itu seperti Virginia Satir, Fritz Peers, dan Bapak Hypnotherapy
Milton Ericson. Kemudian menerbitkan buku yang berjudul Structure of Magic 1
& 2.
Dari
kedua buku ini mengajarkan bagaimana pola-pola bahasa bisa memberi pengaruh
terhadap kinerja otak. Bukan sembangan pengaruh tetapi juga menciptakan
perubahan yang luar biasa yang mampu membuat manusia mengontrol kehidupannya.
Kedua Buku ini banyak di kembangkan oleh para pembacanya yang merasa kedua buku
ini mengugkapkan suatu misteri baru yang sebelumnya kurang di tanggapi.
Kemudian pada akhirnya pola-pola bahasa tersebut di kukuhkan dan di kenal
dengan istilah Neuro Linguistic Programming atau lebih di kenal dengan NLP pada
saat ini.
NLP
menyuguhkan semua informasi pola-pola lama maupun baru yang merupakan hasil
penelitian para pengembangnya dan masih terus di kembangkan saat ini. Salah
satu yang paling terkenal adalah Anthony Robbins yang saat ini masih menduduki
posisi sebagai motivator no.1 dan
termahal di dunia.
NLP
menjelaskan bahwa otak memiliki kemampuan memahami bahasa seperti halnya kita
memahami bahasa yang kita gunakan dalam komunikasi. Pasalnya kita memahami
bahasa yang kita ucapkan maupun yang kita dengar karena memang otak kita yang
menangkap, mengolah, mengenali dan memahaminya. Karena itu bahasa tidak hanya
mengkomunikasikan antara manusia dengan manusia. Manusia dengan Allah.
Melainkan juga komunikasi antara manusia dengan pikirannya (otak).
Secara
garis besar bisa di simpulkan bahwa kita bisa menggunakan bahasa yang kita
gunakan untuk berbicara dengan pikiran kita maupun pikiran orang lain sehingga
mampu menciptakan perubahan yang tentunya berdampak positif sehingga mengurangi
bahkan mengubah penyakit pikiran dan menjadi kekuatan yang luar biasa dalam
meraih kehidupan yang di harapkan. Semakin anda memahami bahasa yang anda
gunakan dan pola-pola bahasa tersebut. Maka semakin banyak penyakit pikiran
yang bisa anda rubah. Hal ini penting karena pikiran manusia selalu berjalan
tanpa istirahat. Hanya saja apakah pikiran itu sehat, baik, dan positif ataukah
sebaliknya tidak bisa kita control. Dan di sinilah NLP di butuhkan oleh setiap
manusia yang ada di bumi. Tidak terkecuali diri saya maupun anda yang membaca
tulisan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar