Sabtu, 17 September 2016

Dunia Pemrograman Pikiran




Otak
          Otak yang di kenal di sekolah dasar adalah sebagai tempat berfikir. Untuk menyelasaikan berbagai masalah. Baik itu menyelesaikan tugas di sekolah seperti matematika dan lainnya. Maupun untuk menemukan solusi solusi cerdas dan kreatif saat bermain. Dan kemudian menjadi tolak ukur seorang anak itu cerdas ataukah biasa-biasa saja.
          Di bangku SMP anak-anak mulai dikenalkan dengan bagian-bagian otak beserta fungsinya. Di gambarkan sebagai pusat panca indra baik penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan peraba. Serta fungsi-fungsi lainnya beserta anggota tubuh yang lain seperti jantung, peredaran darah dsb.
          Di bangku SMA siswa-siswi di ajarkan tentang bagaimana otak bekerja dengan seluruh bagian anggota badan termasuk dengan organ-organ tubuh secara mendetail. Mulai dari peranan sum-sum tulang belakang hingga bagian-bagian otak yang aktif saat kita melakukan sesuatu.
          Dan itulah semua hal yang kita ketahui mengenai otak manusia. Secari garis besar otak di fungsikan sebagai alat berfikir dan juga sebagai pusat system dalam tubuh manusia. Yang jika refleksikan sebagai komuputer. Maka otak adalah Operating system yang dijalankan.
          Bagi kebanyakan kita yang telah mempelajari ataupun sedang mempelajari tentang otak, mungkin beranggapan hal ini biasa saja dan sebagian yang lain mengatakan luar biasa. Apalagi ketika mengetahui otak tercerdas di dunia dimiliki oleh Einstein dan otaknya di musiumkan di inggris.
          Tapi tahukah anda? Fungsi otak lebih dari apa yang anda ketahui di bangku-bangku sekolah dan yang anda pelajari selama ini. Hal ini di jelaskan semenjak para ahli linguistic mulai  melakukan penelitian peneliatin tentang asumsi-asumsi mereka terhadap proses bahasa. Beserta bagaimana susunan kata memiliki arti. Dan dampaknya dalam kehidupan social.
          Lalu apa hubungan antara otak dan bahasa? Jika anda anak bahasa mungkin anda sudah mempelajari bagian-bagian otak yang berperan ketika manusia berbicara. Terapi apa yang ingin di pelajari di sini lebih dari itu. Karena kita akan mempelajari bagaimana sebuah bahasa memiliki kaitan yang sangat erat dengan perkembangan otak dalam kehidupan kita kesehariannya dan tentu memliki dampak yang luar biasa. Untuk  itu berikutnya kita akan membahas mengenai.
Bahasa
          Mari kita memutar waktu kembali ke zaman di mana nabi Adam as sebagai manusia pertama yang di ciptakan dan diturunkan di bumi.
          Seperti yang telah di ketahui bahwa nabi Adam as di ciptakan dari tanah kotor dan lumpur hitam yang kemudian menjadi mani, tulang, danging, kulit. Kemudian di tiupkan ruh sehingga ia menjadi hidup. Adam di ciptakan oleh Allah SWT untuk menggantikan makhluk sebelumnya yang menciptakan kerusakan.
          Sebelum di ciptakan oleh Allah, Malaikat sempat bertanya mengapa Allah ingin menciptakan manusia yang ia khawatirkan akan melakukan pengrusakan di muka bumi, sedangkan ia memiliki hamba seperti malaikat yang taat beribadah kepadanya. Kemudian Allah SWT bersabda “sesungguhnya aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. Maka di ciptakanlah Adam as.
          Setelah di ciptakan Allah SWT mengajarkan kepada nabi Adam as seluruh nama benda yang ada di langit dan di bumi. Kemudian Allah meminta kepada Malaikat dan Azazil (iblis) untuk menyebutkan nama-nama benda yang ia tunjuk. Tetapi hanya nabi Adamlah yang mampu menyebutkan nama-nama tersebut. Kemudian Allah memerintahkan kepada Malaikat dan Azazil untuk sujud kepada Adam. Mereka pun bersujud kecuali Azazil yang menyombongkan diri.
          Dari kisah nabi Adam di atas dapat di simpulkan bahwa. Pelajaran pertama yang di terima oleh Adam (manusia pertama) secara langsung dari Allah adalah Bahasa. Dan  sebelum manusia di ciptakanpun Bahasa sudah di gunakan oleh Allah kepada para mahkluk ciptaannya. Bahkan, Allah memberikan Petunjuk melalui Al-quran menggunakan bahasa yang mudah di pahami oleh Nabi SAW pada masanya.
          Bahasa adalah alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada si penerima pesan. Bahasa adalah alat komunikasi yang patut kita syukuri. Karena di ajarkan langsung oleh Allah. Dan bahasa bisa menghubungkan antara  dirikita dengan otak kita.
Bahasa dan Otak
          Sejak pertengahan Tahun 1970 seorang pakar linguistic John Grinder dan sahabatnya Richard Bandler melakukan penelitian terhadap psikolog-psikolog yang terkenal pada masa itu seperti Virginia Satir, Fritz Peers, dan Bapak Hypnotherapy Milton Ericson. Kemudian menerbitkan buku yang berjudul Structure of Magic 1 & 2.
          Dari kedua buku ini mengajarkan bagaimana pola-pola bahasa bisa memberi pengaruh terhadap kinerja otak. Bukan sembangan pengaruh tetapi juga menciptakan perubahan yang luar biasa yang mampu membuat manusia mengontrol kehidupannya. Kedua Buku ini banyak di kembangkan oleh para pembacanya yang merasa kedua buku ini mengugkapkan suatu misteri baru yang sebelumnya kurang di tanggapi. Kemudian pada akhirnya pola-pola bahasa tersebut di kukuhkan dan di kenal dengan istilah Neuro Linguistic Programming atau lebih di kenal dengan NLP pada saat ini.
          NLP menyuguhkan semua informasi pola-pola lama maupun baru yang merupakan hasil penelitian para pengembangnya dan masih terus di kembangkan saat ini. Salah satu yang paling terkenal adalah Anthony Robbins yang saat ini masih menduduki posisi sebagai motivator no.1 dan  termahal di dunia.
          NLP menjelaskan bahwa otak memiliki kemampuan memahami bahasa seperti halnya kita memahami bahasa yang kita gunakan dalam komunikasi. Pasalnya kita memahami bahasa yang kita ucapkan maupun yang kita dengar karena memang otak kita yang menangkap, mengolah, mengenali dan memahaminya. Karena itu bahasa tidak hanya mengkomunikasikan antara manusia dengan manusia. Manusia dengan Allah. Melainkan juga komunikasi antara manusia dengan pikirannya (otak).
          Secara garis besar bisa di simpulkan bahwa kita bisa menggunakan bahasa yang kita gunakan untuk berbicara dengan pikiran kita maupun pikiran orang lain sehingga mampu menciptakan perubahan yang tentunya berdampak positif sehingga mengurangi bahkan mengubah penyakit pikiran dan menjadi kekuatan yang luar biasa dalam meraih kehidupan yang di harapkan. Semakin anda memahami bahasa yang anda gunakan dan pola-pola bahasa tersebut. Maka semakin banyak penyakit pikiran yang bisa anda rubah. Hal ini penting karena pikiran manusia selalu berjalan tanpa istirahat. Hanya saja apakah pikiran itu sehat, baik, dan positif ataukah sebaliknya tidak bisa kita control. Dan di sinilah NLP di butuhkan oleh setiap manusia yang ada di bumi. Tidak terkecuali diri saya maupun anda yang membaca tulisan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Metode Ormond McGill

Di translate dari buku hypnosis stage ensiklopedia karya Ormond Mcgill Ini adalah metode personal saya dalam menghipnotis yang telah...